Friday, December 08, 2006

Jadwal sex=cermin pribadi anda

Anda dan pasangan biasa bercinta pada waktu-waktu tertentu dalam sehari? Ternyata kebiasaan Anda itu punya arti tersendiri. Dengan kata lain, kehidupan cinta Anda dapat tergambar hanya dengan melihat jadwal Anda bercinta. Dr. William Rose, Ph.D, seorang pengarang buku, merangkumkan hal ini menjadi tiga bagian. Yang mana kebiasaan Anda? Simaklah penjabarannya, siapa tahu memang cocok dengan kepribadian Anda.

SEX PAGI HARI
Jika Anda bercinta sebelum melakukan kegiatan lain di pagi hari, maka Anda termasuk pribadi yang terbuka dan sangat nyaman dengan diri sendiri. ?Setelah bermimpi semalaman, biasanya seseorang akan mudah terangsang,? demikian tambah Dr. Rose.

SEX SEBELUM TIDUR
Melakukan kegiatan seks sebelum tidur adalah yang paling banyak dilakukan orang. Menurut Dr. Rose, kebiasaan ini mencerminkan orang-orang yang bersifat praktis sekaligus tradisional. Hal ini juga mencerminkan adanya komitmen yang kuat terhadap hubungan, dan biasanya pada akhirnya pasangan ini akan lebih memilih perkawinan monogami. ?Selain itu, pasangan yang memilih bercinta pada saat sebelum tidur cenderung memiliki kehidupan yang terstruktur,? tambahnya.

SEX TENGAH HARI
Romantis dan adventurir, bebas, spontan, namun tak mau diatur. Demikian cerminan untuk pasangan yang hampir selalu berhubungan seks pada siang hari, dikala orang-orang tengah sibuk-sibuknya melakukan kegiatan keseharian. Pasangan seperti ini cenderung senang ?melanggar aturan?.

Sunday, November 26, 2006

Rokok mengancam kejantanan

Peringatan pemerintah 'Merokok dapat merugikan kesehatan' pada setiap bungkus rokok, ternyata bukan basa-basi. Bila anda termasuk perokok berat (lebih dari satu bungkus per hari) dan sudah berlangsung lama, waspadalah. Merokok dapat mengancam kejantanan Anda!

Gara-gara rokok - yang secara keliru sering diasosiasikan sebagai simbol kejantanan - Anda mungkin bakal kehilangan kejantanan. Resiko menjadi ppria loyo di atas ranjang lebih besar diiderita oleh kaum perokok dibandingkan mereka yang mengharamkan produk berasap ini.
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa merokok merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit, seperti jantung, darah tinggi, aterosklerosis (penyumbatan pada pembuluh darah), paru-paru, berbagai jenis kanker serta penurunan kualitas dan kuantitas sperma.

Walaupun demikian, simbol kejantanan yang satu ini tetap saja digemari. Sebagian besar perokok umumnya berpendapat betapa susahnya menghentikan kebiasaan ini. Mereka tidak mau berhenti merokok untuk menjaga kesehatan dan menyelamatkan nyawa mereka.

Kim Belshe dari California Department of Health Science mengingatkan, mungkin para pria perokok akan mempertimbangkan keinginannya untuk berhenti merokok secara lebih serius bila mereka diberi tahu bahwa kebiasaan itu bisa menyebabkan penurunan kejantanan.
Bagi sebagian besar pria, efek negatif rokok pada kesehatan seperti penyempitan pembuluh darah (darah tinggi), penyakit jantung, paru-paru dan gangguan sistem pernafasan lainnya, tidak begitu mereka pedulikan.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa kelompok perokok memiliki persentase kejadian disfungsi ereksi lebih besar dibandingkan kelompok yang tidak merokok. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan pengaruh rokok terhadap disfungsi ereksi.
Dari penelitian tersebut didapatkan adanya keterkaitan antara ketegangan penis (penile rigidity) selama ereksi malam (nocturnal tumescence) berkorelasi terbalik dengan jumlah rokok yang dikonsumsi per hari. Jadi makin banyak rokok yang dikonsumsi per hari, maka ketegangan penis semakin lemah.

Penjelasan mengenai bagaimana rokok dapat menimbulkan disfungsi ereksi adalah sebagai sebagai berikut. Rokok mengandung nikotin, suatu zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Pajanan terhadap nikotin dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah perifer (pembuluh darah tepi). Kerusakan ini dapat berupa penyempitan yang disebabkan oleh pengerasan dinding dan/ atau sumbatan pada pembuluh darah tersebut (arteriosklerosis).

Semakin tinggi kadar nikotin dalam rokok, semakin parah kerusakan yang mungkin ditimbulkan. Kerusakan pembuluh darah ini tentu akan mengurangi aliran darah ke penis, yang akhirnya menyebabkan disfungsi ereksi.
Namun, penelitian-penelitian yang telah dilakukan juga membuktikan bahwa jika kerusakan pembuluh darah tidak parah, maka penghentian merokok dapat kembali memulihkan fungsi ereksi ke kondisi normal.

Thursday, October 12, 2006

Kondom paling populer di Inggris

"Minggu Kondom Nasional," begitulah kampanye pemakaian kondom yang dilaksanakan di Inggris. Tujuannya sudah pasti untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan juga mencegah penyakit menular seksual.

Kondom memag salah satu bentuk kontrasepsi yang paling populer di kalangan orang Inggris. Diperkirakan 30% orang Inggris menggunakan alat kontrasepsi ini.

Lebih dari 160 juta kondom digunakan setiap tahun di Inggris, meningkat 138 juta dari 10 tahun lalu.

Anak muda yang usianya berkisar 16 sampai 20 tahun merupakan yang paling sering melakukan hubungan seks tak aman, dibandingkan generasi lainnya. Demikian menurut Survei Nasional Perilaku Seksual dan Gaya hidup yang dilakukan Desember 2001 lalu.

Angka dari Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan bahwa terdapat hampir 100 ribu remaja yang hamil di tahun 1999. Departemen Kesehatan Inggris berusaha mengurangi setengah bagiannya bagi remaja berusia di bawah 18 tahun, sampai tahun 2010.

Sejumlah total 8.111 wanita di bawah usia mengalami kehamilan di tahun 2000. Hampir sepertiga dari wanita itu berusia 14 tahun atau bahkan kurang. Dan kebanyakan kehamilan diakhiri dengan aborsi.

Tahun 2000, klamida merupakan bakteri yang paling sering terdapat pada penyakit menular seksual dengan jumlah yang terdiagnosa 64 ribu, angka ini merupakan yang tertinggi di kalangan wanita berusia 14 sampai 24 tahun. Antara 1995 dan 2000 kasus genore meningkat hingga 102%, klamidia sampai 107% dan sipilis 145%.

Teryata jumlah heteroseksual yang mengidap HIV lebih banyak dibandingkan lewat hubungan homoseksual. Demikian dikatakan pelayanan Laboratorium Kesehatan Masyarakat. Angka dari mereka menunjukkan bahwa 44.744 orang di Inggris telah terdiagnosa HIV/AIDS dan diperkirakan terdapat 11 ribu terinfeksi virus tetapi mereka terdiagnosa.

Sunday, September 17, 2006

Fantasi Seks di Dunia Maya Makin Diminati

Wah.. gawat kalau kaum lelaki sudah kecanduan cybersex ! Penelitian menunjukkan fantasi seks onlinecybersex berat yang memiliki fantasi seks online sangat tinggi sehingga justru berpotensi mengganggu kehidupan offline-nya. Demikian hasil sebuah penelitian yang diumumkan di San Fransisco, dimana belum lama ini dilansir Reuters."Kami menemukan bahwa banyak orang menggunakan Internet untuk aktivitas seksual. Dan kami ingin tahu sejauh mana hal itu mangganggu kehidupannya," ujar Dr. Al Cooper pemimpin survei dari Marital and Sexuality Center, San Jose, California.

Cooper, yang telah beberapa kali memimpin survei untuk menyelidiki dunia seks di Internet, mengatakan penelitian terakhirnya ini bertujuan untuk mengidentifikasi orang-orang yang beresiko ketagihan cybersex.

Dengan melakukan penyaringan dari 40.000 jawaban jajak pendapat yang dikirimkan ke situs MSNBC, Cooper mempelajari jawaban dari 7.000 responden laki-laki, dan mendapatkan kelompok yang lebih kecil lagi yakni sebanyak 384 orang, yang diindikasikan memiliki masalah aktivitas seksual online.

Responden di kelompok kecil itu mengakui bahwa mereka tidak bisa melepaskan dari dari cybersex, dan melakukan aktivitas seksual online-nya sekitar 5,7 jam per minggu, atau dua kali lebih banyak dari orang lain yang mengikuti jajak pendapat.

"Aktivitas yang mereka lakukan beragam. Yang paling banyak adalah menjelajahi situs-situs porno dan melakukan chatting seks," ungkap Cooper sambil menjelaskan bahwa orang-orang itu mengaku mengakses seks online untuk melepaskan stres, bukan mencari hiburan atau informasi seks lain.

"Orang-orang lari kepada seks online, dan bukan bersosialisasi dengan orang-orang lain," lanjut Cooper. "Sebenarnya banyak cara menghilangkan stres yang lebih sehat."

Namun dikatakan Cooper, apa yang dinikmati orang-orang secara online itu tidak selalu ingin mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari. "Mereka mungkin menikmati tontonan seks yang tidak wajar, seperti melakukannya dengan binatang, seks beramai-ramai, atau seks sejenis, namun mereka kebanyakan tidak ingin melakukannya dalam kehidupan mereka," tandas Cooper.

"Hal ini memang mempertegas perbedaan kehidupan online dan offline," kata Cooper. "Internet mungkin memberi keuntungan karena Anda tidak perlu mencoba hal-hal tidak wajar, namun fantasi yang ditinggalkannya mungkin akan mengganggu dan menimbulkan banyak anggapan keliru tentang orang-orang lain dan tingkah laku seksual mereka."

Gangguan itu, lanjut Cooper, akan mulai tampak ketika seseorang tidak bisa meninggalkan kebiasaan beraktivitas online, atau memilih ?bercumbu? dengan komputer daripada melakukan aktivitas seksual dengan pasangannya.

Hal tersebut dipertegas dengan temuan Cooper bahwa responden yang diindikasikan memiliki ketergantungan pada cybersex ternyata berkurang aktivitas seksualnya pada kehidupan sebenarnya. Mereka seolah memiliki dua kehidupan seksual yang berbeda.

Seperti diketahui, data statistik antara bulan Desember 1999 dan Februari 2001 menunjukkan pengunjung situs seks tumbuh lebih dari 27 persen, sehingga mencapai 28 juta orang dari 22 juta sebelumnya. Padahal pada waktu yang sama, jumlah pengunjung situs-situs belanja hanya tumbuh separuhnya.

"Kami meramalkan jumlah itu akan terus bertambah," kata Cooper yang menjanjikan akan melakukan penelitian lebih luas lagi, melibatkan responden wanita yang diyakini ketergantungannya pada cybersex lebih kecil.

Tuesday, September 12, 2006

Terapi ringan munculkan Iner Sex anda

Saat mempersoalkan kecantikan, kata Inner beauty seringkali muncul dan disebut-sebut. Saat mempersoalkan seks, ternyata ada juga yang hampir serupa dengan inner beauty. Apa itu? Inner sex jawabnya. Lain halnya dengan inner beauty, inner sex sangat perlu digali agar dapat ?dikeluarkan?. Untuk ?mengeluarkan? inner sex Anda, mengapa tidak mencoba tips berikut dan temukan sensasi baru yang akan Anda alami!

1. Mainkan Imajinasi Anda. Pejamkan mata, ambil nafas panjang dan bayangkan kebun imajinasi yang Anda miliki. Tanami dengan bunga-bungaan yang indah, atau apa saja yang Anda sukai. Lengkapi dengan jalan setapak, tempat duduk, air mancur dan kolam. Kemudian, bayangkan pagar di sekeliling kebun, sehingga Anda bisa mengundang orang lain untuk masuk. Imajinasi ini memberi kesempatan Anda untuk memberi pengharagaan pada diri sendiri dan menciptakan hubungan yang sehat.

2. Yakinkan diri. Setiap hari, saat Anda berkaca, pandanglah diri dengan penuh perhatian. Katakan, ?Saya adalah wanita yang seksi, sensual dan menyenangkan?. Jika ini tidak berhasil, cobalah ciptakan ?mantra? sendiri, dimulai dengan, ?Saya adalah???

3. Stop pikiran negatif. Terkadang diri Anda mempunyai ?suara-suara? negatif yang kerap mengkritik kekurangan Anda. Bisa dalam hal penampilan, kecerdasan maupun kemampuan. Katakan, ?Stop!? Ganti pikiran tersebut dengan berkonsentrasi pada diri Anda sendiri. Teknik ini mencegah pikiran-pikiran tersebut semakin 'merajalela' untuk sementara. Tapi, jika Anda melakukannya setiap saat Anda merasa ?dikritik?, Anda akan merasa lebih percaya diri sepanjang waktu.

4. ?Undang? dewi-dewi cinta.Duduklah dengan rileks, dan bayangkan tubuh Anda dipenuhi oleh energi cinta yang romantis dan feminin dari dewi-dewi kuno, seperti dewi cinta Aphrodite misalnya. Ambil nafas dalam-dalam secara teratur, dan rasakan sensasi kehangatan keluar dari tubuh Anda.

Jika dilakukan teratur 'terapi ringan' ini dapat mengeluarkan inner sex Anda, dan semakin harmonislah hubungan cinta Anda dan sang pasangan!

Seks versus stres

Banyak pasangan yang menganggap stres sebagai 'racun' kehidupan seks, yang bikin kita tidak bergairah. Tetapi stres yang benar-benar dapat menganggu kehidupan cinta suami-istri bukanlah stres yang biasa kita hadapi sehari-hari, seperti stres menghadapi deadline di kantor. Stres yang bikin masalah di tempat tidur adalah seks yang lebih rumit dan berlangsung terus-menerus, memiliki kemampuan untuk menekan produksi hormon perangsang gairah seks, dan meredupkan libido.

Seks dapat menjadi obat pamungkas konflik karena dia menurunkan tekanan, bukan saja secara emosi tetapi juga secara fisik. Orgasme melepaskan endorphin, hormon yang juga obat penenang tubuh alami, yang membuat ketegangan sirna. Orgasme juga membuat kita mudah jatuh tertidur, sehingga tubuh dan pikiran dapat beristirahat secara total.

Membangkitkan dan merasakan gairah saat sedang stres bukanlah hal rumit. Menyapa pasangan kita dengan penuh kasih, saling bersentuhan, saling mendekap dan sekadar merasa nyaman dalam pelukan, itu juga sudah cukup. Hindari saling cela, apalagi menghina dengan kata-kata kasar. Carilah kegiatan yang membuat kita dan si dia merasa intim secara fisik, seperti membacakan majalah di tempat tidur atau jalan-jalan singkat di sore hari sambil bergandengan.

Jika gairah seks kita pada si dia benar-benar mati, berhati-hatilah. Kondisi ini dapat dipastikan menjadi pertanda bahwa ada 'sesuatu' yang bisa memutuskan hubungan kita secara emosional maupun fisik dengan si dia. Sebaiknya kita segera berkonsultasi dengan penasihat perkawinan, karena siapa tahu masalahnya ternyata nggak sepelik yang kita duga -mungkin cuma salah komunikasi, atau perlu lebih banyak 'pemanasan'.

Usia dan gairah seks

Tiap tahapan usia punya cara tersendiri untuk tetap menyalakan gairah seks. Pahami dulu agar hubungan Anda makin mesra…

Usia Remaja dan Awal 20-anSeks bagi wanita di usia ini nggak mesti berhubungan badan tetapi lebih pada kebutuhan akan perhatian, perasaan diterima, disayang dan semacamnya. Perasaan malu, takut, bahkan rasa jijik yang ditanamkan orangtua mengenai seks (apalagi bila ngomongin seks dianggap tabu), kadang bisa mematikan gairah seks yang dirasakan.

Usia 25 sampai 30
Pengalaman hidup akhirnya berhasil menumbuhkan rasa percaya diri. Hal ini berkaitan dengan perasaan lebih nyaman atas tubuh mereka, dan pemahaman lebih dalam atas kebutuhan seksual. Sayangnya karier yang sedang menanjak seringkali menghambat gairah seks yang sedang menggebu-gebu. Nggak jarang, gairah ditekan, bahkan diabaikan.

Usia 30-an
Pada usia ini, wanita menemukan kebebasan bercinta dan menikmatinya dengan antusias. Bila mereka hamil, perubahan hormonal akan menambah gairah seks. Payudara yang membesar dan mengeras jadi lebih sensitif terhadap sentuhan. Meningkatnya aliran darah ke arah panggul membuat mereka mudah terangsang plus gampang mencapai orgasme. Setelah melahirkan pun, gairah seks masih berkobar.

Usia 40-an
Kebanyakan wanita merasa mencapai puncak gairah seks pada usia ini. Karier dan keluarga yang sudah mapan membuat wanita di usia ini punya banyak waktu untuk diri sendiri dan berusaha mempertahankan kehidupan seksnya dengan baik.

Seterusnya…Menopause yang dialami wanita merupakan titik balik kehidupan seks mereka. Produksi estrogen berkurang, dan kadang hubungan intim terasa menyakitkan. Tapi mitos ini nggak sepenuhnya benar. Wanita yang di masa mudanya rutin melakukan hubungan seks, umumnya akan melanjutkan kebiasaan ini, bahkan di usia lanjut sekalipun.

Antara daging kambing dan hasrat lelaki

Daging kambing rupanya punya tempat sendiri bagi kaum lelaki. Konon, daging kambing dipercaya sebagai pembangkit hasrat.

Ah… belum tentu! Pro-kontra muncul. Entah bagaimana ceritanya, daging kambing dipercaya mempunyai kemampuan aprodisiak, kemampuan dalam meningkatkan gairah pria. Yang jelas anggapan itu sudah lama berkembang di masyarakat. Dan cerita tersebut memang ada benarnya.

Seorang pria yang baru menikahi istrinya, sehabis bekerja mendatangi sebuah sebuah rumah makan untuk makan sate kambing dan tongseng kambing. Sehabis makan pria itu mengaku menjadi seorang pria perkasa di hadapan istrinya. Makin sip, katanya, usai makan sate ditambah menenggak minuman beralkohol.

Kalau diamati, secara fisik serat daging kambing tak jauh beda dibandingkan dengan daging merah lainnya dari domba, sapi, dan kerbau. Dibandingkan dengan daging domba umpamanya, keduanya sama-sama bertekstur halus. Warna dagingnya pun tak terlalu berbeda meskipun daging kambing biasanya berwarna lebih pekat.

Perbedaan mencolok dengan daging ternak lain sebagaimana dilansir Intisari, justru aromanya. Daging domba, sapi, atau kerbau beraroma amis saja, sedangkan daging kambing beraroma menyengat (orang Jawa bilang prengus). Selain itu, lemaknya lebih putih dan keras.
Apa yang dikatakan orang soal daging kambing dapat meningkatkan potensi seksual seseroang menurut Dr Muhilal dari Puslitbang Gizi, Bogor ada kemungkinan benar. Orang menyatakan begitu khan berdasarkan pengalaman nenek moyang. Tapi kalau kita kaji secara ilmiah harusnya 'kan diteliti dulu. Tapi data itu tidak ada, sehingga dasarnya saling percaya saja," jelas Dr. Muhilal.

Senyawa mirip hormon seks
Sebaliknya, ahli gizi ini kurang sependapat dengan kemungkinan keperkasaan seorang pria setelah makan sate kambing akibat energi yang diperoleh dari lemak sate. Dari segi farmakologi, bisa jadi daging kambing mengandung senyawa mirip hormon seks pria. Namun, sampai saat ini belum ditemukan dasar ilmiah untuk menyatakan daging kambing bisa meningkatkan potensi seksual kaum pria.

Pada dasarnya orang yang sudah menurun potensi seksualnya tidak dapat langsung naik potensinya hanya dengan makan daging kambing ditambah bir. "Yang berperan dalam membantu meningkatkan potensi seksual itu adalah hormon," jelas dr. Hendrawan Nadesul.
Yang didapat oleh mereka yang memakai makanan atau minuman aprodisiak itu lanjut Nadeseul bukan peningkatan potensi, tetapi lebih pada sensasi seksual. Akibat sensasi tentu saja seseorang jadi bergairah. Tetapi, potensi tetap saja segitu.
Sementara, kalau orang bilang sate torpedo (skrotum) juga bisa meningkatkan potensi seksual pria, mungkin ada benarnya. ?Khan di situ jelas tempatnya hormon seks jantan," jelas Muhilal. Dengan mengonsumsinya, seseorang mendapat tambahan hormon seks sehingga ada kemungkinan potensi seksualnya meningkat.

Reputasi aprodisiak jelas Nadesul di dunia belum berubah. Ia tetap digandrungi para lelaki dan suami, tapi khasiatnya tetap berada di belakang mitos. Saking kuat dan berakarnya mitos, sampai sekarang lebih banyak lelakidan suami yang sesat dan berpetualang mencari mimpi seksualnya yang tak kunjung berakhir itu. Sebagian kamu Adam merasa sia-sia sebab mimpi dari aprodisiak itu tetap saja tinggal mimpi. Yang terjadi sebetulnya hanya dua sensasi yaitu sensasi seksual dan sensasi psikologis.

Waspada memang perlu!
Meski hubungan daging kambing dan potensi seks seorang pria masih diliputi misteri, toh penelitian ilmiah untuk mengetahui pengaruh buruknya terhadap kesehatan sudah sering dilakukan. Itu pun tak selalu terbukti. Kalau bertahun-tahun lamanya orang beranggapan daging kambing jadi biang keladi munculnya penyakit tekanan darah tinggi, maka penelitian Prof dr Harun Rasyid Lubis dari Universitas Sumatra Utara, Medan, dan Prof Boedi Darmojo dari Universitas Diponegoro, Semarang, menunjukkan hasil berbeda. Ternyata, daging kambing bukan menjadi penyebab timbulnya tekanan darah tinggi atau hipertensi karena berkolesterol tinggi.

Yang perlu diperhatikan justru konsumsi lemaknya. Kalau sate kambing yang berlemak banyak dikonsumsi, seringkali itu menyebabkan terjadinya peningkatan kadar kolesterol darah. Sementara, bila santapan sate kambing dipadukan dengan minuman beralkohol, pengaruh buruk lainnya bakal muncul. Pasalnya, pasangan kolesterol - alkohol bisa mempersempit pembuluh darah bagian bawah tubuh, terutama yang mengaliri si "buyung".

Efek lainnya bila setelah makan sate kambing plus minuman keras bisa saja jadi impoten. Alkohol memang merangsang, namun setelah itu malah bikin syahwat kendur. Kerja hati, ginjal, jantung, dkk. pun jadi lebih berat. Kalaupun dirasakan adanya efek tubuh yang menghangat dan peningkatan gairah, mungkin lantaran pengaruh bumbu-bumbunya yang cenderung pedas dan merangsang, macam cabai, cengkih, jahe, lengkuas, merica, dan lain-lain.

Tuesday, August 29, 2006

Benarkah menikah menyehatkan?

Pasangan menikah nampaknya memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan rekan-rekannya yang masih sendiri. Tetapi kalau pernikahannya itu kandas, batas kesehatan nampaknya cenderung menghilang. Justru mereka yang mengalami perceraian atau pisah lah yang paling tinggi menderita sakit.

Begitu juga pasangan kumpul kebo yang berpisah. Kesehatan mereka menurun drastis setelah pisah, kata sebuah penelitian di jurnal Journal of Marriage and Family.

"Meninggalkan teman kumpul kebonya, seperti halnya dalam pernikahan, cenderung mempengaruhi menurunnya kesehatan seseorang," kata Dr Zheng Wu dari Universitas Victoria di British Columbia, Kanada.

Wu dan rekannya, Randy Hart, melakukan survei secara nasional di Kanada mengenai status hubungan dan kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini dilakukan dalam waktu dua tahun mulai tahun 1990. Ada 9.775 orang partisipan yang berusia 20 sampai 64 tahun yang dilibatkan dalam penelitian ini.

Melihat data ini, para peneliti menemukan bahwa baik pria maupun wanita cenderung melaporkan mengenai menurunnya kesehatan fisik dan mental setelah mengakhiri perkawinan maupun kumpul kebo.

Para peneliti mengajukan dua teori yang menjelaskan mengapa pasangan menikah memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan yang tidak menikah. Satu salah pendapat mengatakan bahwa orang yang lebih sehat lebih mungkin ingin menikah dibandingkan orang yang tidak menikah. Sedangkan pendapat lainnya yang disebut "hipotesa perlindungan pernikahan" mengatakan bahwa pasangan yang menikah meningkatkan kesehatan mereka dengan saling memberikan dukungan sosial dan keuangan dan dengan memonitor perilaku kesehatan pasangannya.

Wu mencoba mengerti apakah salah satu hipotesa ini mungkin bisa menjelaskan manfaat kesehatan pernikahan dan kumpul kebo dengan menganalisa hasil dengan cara berbeda.
Peneliti menyimpulkan bahwa "efek perlindungan" mungkin menjelaskan banyak mengapa pasangan menikah atau pasangan kumpul kebo mengalami peningkatan kesehatan. Penemuan ini juga mengatakan bahwa tinggal bersama dan menikah memiliki istilah yang sama dengan peningkatan keuntungan kesehatan.

"Meskipun terdapat beberapa perbedaan antara persatuan marital dan non marital, penelitian kami mengatakan bahwa dalam kaitannya dengan hasil kesehatan, maka keduanyanya hampir sama," tulis mereka.

"Penemuan bahwa pasangan menikah dan kumpul kebo saling berbagi dampak kesehatan serupa cenderung menimbulkan keyakinan bahwa kumpul kebo bisa juga dianggap bentuk lain dari kehidupan berkeluarga."

Sunday, August 13, 2006

Seks dan Umur Panjang

Banyak sekali manfaat berhubungan seks atau bersenggama. Bahkan kadang muncul pro dan kontra. Kalau selama ini hubungan seks dianggap sebagai aktivitas menyehatkan, ternyata ada juga yang berpikiran lain. Hubungan seks dianggap memperburuk kesehatan. Kok bisa?

Penelitian yang dilakukan Dr Jens Rolff dan Dr Michael Siva-Jothy dari Universitas Sheffield menggunakan serangga mealworm sebagai binatang percobaan mereka. Mereka menganggap prinsip yang sama pada serangga ini bisa diaplikasikan pada mahluk lainnya, termasuk manusia.

Mereka mengemukakan bahwa hormon penyebab serangga kawin itulah yang mengurangi harapan hidup serangga itu sehingga menjadi lebih pendek.

Dikatakan oleh peneliti bahwa hormon yang dilepaskan setelah serangga ini 'berkumpul' mempengaruhi enzim yang vital untuk mempertahankan fungsi sistem kekebalan hewan tersebut. Karena itulah serangga ini lebih rentan kena infeksi dan umur hidupnya juga sebentar. Serangga mealworm, lebih dikenal sebagai makanan untuk hewan reptil dan burung-burung

Sebetulnya sudah sejak dulu diketahui bahwa perkawinan di antara serangga dapat menurunkan harapan hidupnya. Tetapi penelitian inilah yang pertama kali menjelaskan mengapa hal ini dapat terjadi.

Dr Siva-Jothy mengatakan, "Organisme inilah yang paling banyak kawin, sehingga mereka lebih sukses dalam termin evolusioner, dan menurunkan harapan hidup mereka dalam prosesnya."
Saat sistem kekebalan serangga ini menurun, mereka jadi rentan pada parasit, sehingga penelitian ini juga memiliki implilkasi atas kontrol hewan, yang akan lebih efektif saat serangga ini kawin.

Penelitian ini juga membantu menjelaskan bagaimana terjadinya penyakit menular seksual, yaitu dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh saat manusia melakukan hubungan seks. Penyakit semacam ini juga pada akhirnya memiliki kemungkinan menurunkan harapan hidup manusia.

Silahkan Anda memilih, untuk lebih mempercayai yang mana? Seks itu menyehatkan dan membuat tubuh sehat atau seks itu menurunkan sistem kekebalan tubuh dan memperpendek usia kita?

Saturday, August 12, 2006

Awas Impotensi Bulan Madu

Impotensi bulan madu ternyata banyak dialami pasangan yang baru menikah. Dan problem ini, seperti dipublikasikan di edisi April Jurnal Urology, umunya terjadi pada pria yang masih perjaka ketika mereka menikah.

Menurut para peneliti di Turki, di mana agama dan budaya melarang seks pranikah, kasus impotensi bulan madu ini hampir selalu disebabkan oleh kecemasan 'tidak mampu melakukan'. "Hampir 1 diantara 4 pria mengalami problem fisik yang membuat mereka gagal menjalankan tugas mereka," kata penulis studi tersebut, Mustafa Faruk Usta,MD, dari Istambul University.

Di Turki, keperjakaan dan keperawanan sebelum menikah masih merupakan kehormatan calon mempelai. Umumnya pasangan mengharapkan pengalaman seks pertama mereka pada malam pengantin. Sudah tentu, pada sebagian pasangan hal ini menyebabkan beban yang berat bagi kedua belah pihak.

Dulu, stres dituding sebagai penyebab kegagalan pengantin pria. Namun dari studi terhadap 90 pasien yang mengalami impotensi selama bulan-bulan pertama pernikahan dan bahkan beberapa tahun setelah menikah. Usta menemukan, hampir 28% pasiennya mengalami problem aliran darah yang mencegah terjadinya ereksi.

"Masalahnya, umumnya pria mencari bantuan ke psikologis," papar Usta. Padahal, untuk mengatasi problem yang serius ini, diperlukan cukup banyak tes, dan yang lebih ahli dalam hal ini adalah spesialis urologi.

Saturday, July 15, 2006

Dua Cara Mengembalikan Keperawanan


KEPERAWANAN ternyata masih dianggap sesuatu yang sangat penting dalam tubuh seorang wanita, sesuatu yang dianggap suci, dan harga dari seorang wanita.
Ada dua cara bagaimana memperbaharui `keperawanan` seorang wanita. Dengan cara operasi dan kalau Anda takut akan operasi, Anda dapat melakukan olahraga khusus untuk mengencangkan otot-otot vagina Anda.

Operasi adalah cara yang paling tepat untuk mengembalikan `keperawanan` seorang wanita. Operasi ini adalah operasi untuk merestorasi Hymenal Ring. Biasanya para gynecologe dapat melakukan ini di tempat mereka praktek dan melakukan pembiusan lokal. Memang hal ini sulit ditemukan di Indonesia, sebagian besar orang yang ingin mengoperasi kembali `keperawanan` mereka, mereka lebih memilih melakukannya di negara tetangga kita Singapura.

Anda juga harus memilih bahan yang tepat untuk melakukan pembedahan tersebut, bila Anda memilih bahan yang tahan lebih lama, semakin lama pula `keperawanan` Anda dapat bertahan. Dalam pengoperasian tersebut setiap bagian dari Hymenal Ring tersebut akan dipotong, kemudian The Ring dijahit kembali dengan sekali jahitan yang memutar, dan menyembunyikan jahitan tersebut dibawah mucosa atau selaput. Diameter dari Hymenal Ring yang telah diperbaiki tersebut kira-kira satu inchi. Setelah ini, bila Anda melakukan hubungan seksual pertama kali, sang pria pasti akan merasakan the `popping` feeling dan menyatakan bahwa Anda masih perawan.

Adanya pendarahan juga merupakan sesuatu yang penting untuk memastikan bahwa Anda `Perawan` atau tidak, karena Hymenal Ring yang sudah dijahit kembali belum tentu mengeluarkan darah. Ada cara bagaimana mengatasi hal ini.
Yaitu dengan penggunaan `tampon` dan pil KB. Sang wanita mengkonsumsi pil KB, merencanakan `bulan madu` mereka
tepat pada saat dia sedang mendapatkan `tamu bulanan` (tentunya tanpa sepengetahuan sang suami) dan menggunakan tampon. Tampon dicopot ketika hendak akan melakukan hubungan seksual, dan Anda pasti akan mendapatkan `darah` pada malam pertama Anda.

Itu adalah cara bagaimana untuk mengatasi keperawanan yang hilang secara fisikal, lalu bagaimana dengan mental orang itu sendiri?

Secara mental mungkin agak sulit bila seorang wanita kehilangan `keperawanan`nya, terutama bila seorang wanita menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional yang selama hidupnya diajarkan oleh orangtuanya. Tak jarang seorang
wanita dapat menjadi gila karena kehilangan `keperawanan`nya, walaupun saat ini banyak juga wanita yang tidak menganggap hal itu penting.

Biasanya wanita yang mengalami gangguan mental mengalami kejadian yang tragis dalam kehidupan seperti korban pemerkosaan, atau kecelakaan, sehingga kehilangan keperawanan merupakan sesuatu hal yang paling `menghancurkan` diri sang wanita tersebut.

Lain halnya dengan wanita yang tidak terlalu memikirkan hal-hal tersebut. Entah apa yang terjadi, apakah karena pengaruh kehidupan barat yang secara dominan kita dapat melalui berbagai media massa atau mungkin orang menganggap `keperawanan` itu sesuatu yang kuno. Lebih menyedihkan lagi kalau para wanita sudah tidak peduli tentang hal yang satu ini dan melakukan hubungan seksual secara sembarangan. Dan AIDS pun berkembang.

Jadi begitulah seputar `keperawanan`, walaupun banyak orang yang sudah tidak peduli lagi, tapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya Anda menjaganya dengan baik

Demam Panggung? Usir dengan Seks


BICARA di depan publik bukan urusan gampang untuk sebagian orang, apalagi jika kita dituntut untuk tampil sempurna dalam pidato tersebut. Tak jarang situasi ini membuat beberapa orang stres dan merasa tertekan.

Jika hal ini kerap menggangu Anda kenapa tak mengatasinya dengan bercinta? Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menyatakan hubungan seksual bisa membantu menyembuhkan rasa 'demam panggung' Anda.

Stuart Brody, seorang psikologis dari Universitas Paisley menyatakan bahwa bercinta bisa membantu mengurangi stres yang berlebihan saat akan berbicara di depan umum.

Dalam laporan yang ditulis majalah New Scientist menyebutkan hanya hubungan seksual yang 'sebenarnya' (penetrative intercourse) yang bisa membantu meredakan rasa tegang, sementara untuk hubungan seksual lainnya tak akan memberi efek apapaun pada tingkat stres.

Dalam hal ini Professor Brody memonitor beragam efek seks pada tingkat tekanan darah dan pengaruhnya pada situasi stres.

Pada riset ini Brody meminta 24 wanita dan 22 pria mencatat seberapa sering mereka berhubungan dalam beragam gaya seks. Kemudian mereka diminta untuk menjalani tingkat stress mereka meliputi public speaking dan mental arithmeti secara manual.

Para responden yang melakukan penetrasi dalam hubungan seksual mereka menunjukkan penurunan tekanan darah mereka kearah normal lebih cepat dibanding responden yang melakukan aktivitas seks lainnya seperti masturbasi.

Sementara untuk peserta yang tak melakukan aktivitas seksual apapun mengalami lonjakan tekanan darah ke tingkat stres. Meskipun dalam hal ini Dr Brody juga menyebutkan faktor kesehatan dan kepribadian juga turut berperan pada tingkat stres seseorang.

Rangsangan syaraf

Professor Brody mengatakan kemungkinan efek menenangkan terkait dengan rangsangan dari beragam syaraf yang terjadi selama berhubungan seksual, namun tidak termasuk seks dalam bentuk lain.

Dalam hal ini syaraf vagal memainkan peranan penting dalam proses psikologi dan pelepasan hormon oxytocin yang keluar selama berhubungan seks juga memiliki efek menenangkan.

Prof Brody mengatakan bahwa sangatlah masuk akal dalam istilah evolutionary untuk standar hubungan seks heteroseksual yang diasosiasikan dengan efek-efek positif yang sangat luas pada tingkah laku seseorang.

Dia menambahkan riset mengenai pertumbuhan badan yang dikhususkan pada 'hubungan badan', dan bukan perilaku seksual lainnya, baik sendiri maupun dengan partner, berkaitan dengan manfaat-manfaat psikologis maupun fisiologis yang lebih luas. Semakin banyak frekuensi hubungan, semakin banyak manfaat yang didapat.

Namun Dr Peter Bull seorang psikologi ilmu sosial dan politik dari Universitas York menyarankan ada cara lain yang lebih bijak untuk mengerem rasa tegang dan stres yang berlebihan sebelum berbicara di depan umum ketimbang melakukan hubungan seksual.

Lebih baik menyiapkan materi yang akan Anda bicarakan daripada berhubungan seks di malam hari sebelum Anda 'bertempur' esok harinya.


Sesuaikan Ukuran Penis Dengan Teknik Bercinta!

PANDANGLAH sesuatu secara obyektif. obyektivitas yang saya maksud adalah dalam memandang kemampuan diri. Apalagi dalam kaitannya dengan seks, perlu pandangan seobyektif mungkin. Dalam pembahasan ini, saya ingin memfokuskan kepada kemampuan penis Anda.

Anda harus obyektif untuk mengatakan bahwa penis milik Anda itu panjang atau pendek, besar atau kecil. Dalam berbagai pembahasan, sudah saya katakan bahwa ukuran penis tidak mempunyai korelasi yang jelas dengan kenikmatan yang dirasakan.

Hanya saja, ukuran penis harus disesuaikan dengan teknik bercinta yang mau Anda lakukan dengan pasangan. Apabila Anda memiliki penis kecil dan pendek, jangan paksakan untuk melakukan hubungan seks dengan penetrasi dari belakang. Saya pastikan, tidak bakal sampai, selain Anda berdua tidak memperoleh kenikmatan maksimal.

Ukuran penis mini juga tidak cocok untuk posisi pasangan berada di atas. Posisi perempuan di atas lebih pas dengan matching jika penis panjang, sehingga pasangan dapat menaikturunkan pantatnya secara leluasa.

Sebaliknya, jika dipaksakan, bukan tidak mungkin penis akan sering terpeleset lepas dari mulut vagina. Atau batang penis yang tegak lurus itu tertindih hingga menimbulkan rasa sakit. Ingat, rasa sakit yang muncul, sedikit apa pun, bisa melenyapkan gairah seksual yang tengah menggebu. So sesuaikan teknik bercinta dengan ukuran penis Anda, ditanggung Anda akan mencapai orgasme/klimaks bersama! Wow
!




Berbagai Ukuran Seputar Seks dan Organ Reproduksi


Berbagai Ukuran Seputar Seks dan Organ Reproduksi

UKURAN organ-organ seks pada laki-laki dan perempuan selalu bervariatif tergantung jenis rasnya. Kali ini berdasarkan data-data penelitian dari beberapa sumber mengungkapkan hasil ukur-mengukur organ-organ seks laki-laki dan perempuan.

Data yang diambil hasil dari penelitian para seksolog; Paul H. Gebhard, Henry Gray, June Machover Reinisch, serta Zev Wanderer dan David Radell, selain itu juga dikutip sebagian dari Paul L. Jamison menghasilkan sejumlah ukuran yang dapat dianggap sebagai ukuran rata-rata seksual pria dan wanita.

Hasil-hasil penelitian mereka antara lain diterbitkan dalam The Kinsey Data: Marginal Tabulations of the 1938-1963 Interviews Conducted by the Institute for Sex Research, Grays Anatomy, dan How Big is Big?: The Book of Sexual Measurements, berikut temuan yang diperoleh:

Penis: Hampir 88% pria yang pernah diteliti memiliki ukuran panjang penis antara 12,7 cm hingga 17,78 cm pada saat ereksi. Sementara saat rileks, sebanyak 90% pria yang diteliti penisnya berukuran 7,62 cm hingga 12,7 cm. Namun demikian, penelitian lain yang dilakukan terhadap pria dari berbagai ras, menemukan ukuran rata-rata penis (saat ereksi) untuk pria ras kulit putih mencapai 16,25 cm, pria ras kulit hitam rata-rata 15,74 cm, pria keturunan Hispanic ratra-rata 15,24 cm dan para pria ras Asia 14,22 cm. Panjang penis tersebut diukur mulai dari pangkal hingga ujung.

Suatu penelitian lain yang memberi dimensi ukuran lain dan dengan perhitungan matematis sebagaimana pernah dimuat dalam Journal for Sex Research (Vol.24, hal.177-183), memberi sejumlah dimensi baru yakni:

---------------------Rata-rata ------------ Standar Deviasi

Penis saat tidak ereksi ---------- 9,88 cm ---------- 0,73
Penis saat ereksi ---------- 15,77 cm ---------- 0,77
Lingkar penis saat tidak ereksi ----------- 9,52 cm ---------- 0,65
Lingkar penis saat ereksi ---------- 12,31 cm ---------- 0,71
Pertambahan panjang saat ereksi ---------- 5,84 cm ---------- 0,71
Pertambahan lingkar saat ereksi ---------- 2,81 cm ---------- 0,52
Testis:. Rata-rata ukuran buah zakar pria; panjang 5,80 cm, lebar 2,03 cm dan diamater 3,04 cm atau dipukul rata lagi menjadi 5 x 2 x 3 cm.

Vagina: Ukuran rata-ratanya untuk dinding posteriornya adalah 7,62 cm dengan diameter 2,03 cm. Dalam keadaan terstimulasi, ukuran panjangnya bisa mencapai 9,52 cm hingga 10,41 cm dengan diameter 5,84 cm hingga 6,35 cm.

Klitoris : Terhitung dari bagian yang tampak, 2,54 cm, termasuk bagian yang menonjol keluar yang disebut sebagai clitoral glans, 0,50 cm.

Selaput Dara: Ukuran ketebalannya rata-rata 0,125 cm hingga 0,25 cm.

Indung Telur: Rata-rata wanita memiliki ukuran panjang 3,81 cm, lebar 1,90 cm dan tebal 2,54 cm.

Buah Dada: Penelitian lebih banyak mengambil sampel wanita Amerika, dengan ukuran rata-rata 91,18 cm. Laporan dari pabrik busana wanita mengungkapkan ukuran rata-rata buah dada wanita AS dalam beberapa dekade belakangan mengalami kenaikan beberapa cm. Itu diperkirakan berkorelasi dengan meningkatnya berbagai program diet dan penggunaan pil anti hamil.

Puting Susu: Untuk pria, ukuran rata-ratanya 5,50 mm sedangkan wanita 6,79 mm. Khusus untuk wanita ukuran areola rata-rata mencapai 3,55 cm.

Sudut Ereksi Pria: Rata-rata 15 derajat dari garis horisontal.

Waktu Mencapai Ereksi Pria: Rata-rata 3,0 detik hingga 8,0 detik.

Durasi Ereksi Pria: Seksolog W.B. Saunders dalam penelitiannya Sexual Behavior in the Human Male beberapa waktu lalu memperoleh hasil sebagai berikut:

------Kelompok Umur ---------- Durasi Rata-rata Ereksi
-------- (tahun) ------------------------- (menit)

Akil balik 15 --------------------------12,00
------ 16 20 --------------------------- 42,88
------ 21 25 --------------------------- 54,43
------ 26 30 --------------------------- 53,09
----- 31 35 --------------------------- 47,24
----- 36 40 ---------------------------- 40,62
----- 41 45 ---------------------------- 31,07
----- 46 50 ---------------------------- 29,02
------ 51 55 --------------------------- 21,62
------ 56 60 --------------------------- 26,67
------ 61 65 --------------------------- 19,50
------ 66 70 --------------------------- 7,00
------- 71 + ------------------------------ 0,00

Kecepatan Ejakulasi Pria: Saat ejakulasi, kecepatan sperma yang keluar rata-rata bisa mencapai 45 km/jam. Begitu masuk di vagina, rata-rata waktu yang dibutuhkan sperma untuk bisa melintasi 15,24 cm panjang cervix mencapai 5,0 menit.

Volume Ejakulasi: Rata-rata pria saat ejakulasi mengeluarkan sperma sebanyak 4,0 cc atau setara dengan satu sendok teh.

Kandungan Kalori Ejakulasi: Rata-rata 2,0 hingga 5,0 kalori.

Panjang Spermatozoa: Rata-rata 4,0 mikron.

Konsentrasi Sperma: Rata-rata 20 juta spermatozoa per mililiter. Sedangkan dalam setiap ejakulasi rata-rata dikeluarkan 300 juta 500 juta spermatozoa. Dalam sepanjang hidupnya, rata-rata pria memproduksi 1,2 triliun spermatozoa.

Daya Tahan Sperma: Spermatozoa rata-rata dapat bertahan hidup 48 jam dalam tubuh wanita, bila tidak dibuahi.

Sel Telur Wanita: Rata-rata ukurannya mencapai 0,14 mm dan merupakan sel dengan ukuran terbesar dalam tubuh manusia.

Durasi Fertilitas Sel Telur: Akan tetap fertil dalam kurun 24 jam hingga 48 jam.

Jumlah Sel Telur: Rata-rata mencapai 400.000. Namun dari jumlah tersebut, sepanjang rata-rata usia wanita sel telur yang dilepaskan siap untuk dibuahi hanya 400, jumlahnya terus menurun sepanjang bertambahnya umur.

Usia Awal Menstruasi: Wanita mengalami menstruasi awal pada usia rata-rata 12,5 tahun. Suatu penelitian mengungkapkan usia awal tersebut terus mengalami penurunan empat bulan dalam tiap-tiap 10 tahunnya terhitung sejak 1830.

Volume Menstruasi: Rata-rata 50 cc hingga 175 cc atau seperempat hingga setengah cangkir.

Durasi Siklus Menstruasi: Rata-rata 28 hari.

Durasi Periode Menstruasi: Rata-rata lima hari.

Usia Menopause: Rata-rata antara 48 tahun hingga 49 tahun.

Kalori Dikeluarkan Saat Berhubungan Seks: Rata-rata 100 kalori dengan tingkat 6,0 kalori per-menitnya.

Frekuensi Hubungan Seks: Untuk pria dan wanita, rata-rata 2,5 kali per minggu.

Waktu Mencapai Orgasme Pria: Dibutuhkan waktu penetrasi selama rata-rata 2,0 menit bagi kebanyakan pria untuk mencapai orgasme.

Durasi Orgasme Pria: Rata-rata 3,0 detik hingga 5,0 detik.

Waktu Mencapai Orgasme Wanita: Dalam suatu studi, rata-rata wanita membutuhkan waktu 4 menit untuk mencapai orgasme saat melakukan masturbasi. Sedangkan saat berhubungan seks, waktu yang dibutuhkan lebih lama lagi, antara 10 menit hingga 20 menit.

Durasi Orgasme Wanita: Rata-rata 5,0 detik hingga 8,0 detik. Sedangkan kontraksi orgasme pria dan wanita terjadi dalam interval waktu rata-rata 0,80 detik


7 Hal yang Dikhawatirkan Pria Soal Seks


Walau di luarnya sering terkesan percaya diri, di dalam hati pria juga punya ha-hal tentang seks yang mengusik pikirannya. Tak jarang, pikirannya tersebut menganggu performa seks juga aktivitas sehari-hari. Nah, supaya nggak berlarut-larut dalam pikiran tersebut, simak artikel ini. Tujuh poin kekhawatiran seks yang menguasai otak pria akan dibedah habis.

Apakah Masturbasi Menyebabkan Mandul?

Jika dipelajari dari pertanyaan konsultasi yang masuk, masalah mandul bukan hanya dominasi pria remaja. Para pria dewasa juga masih sering melakukan aktivitas seks yang satu ini.

Pertanyaan utama yang sangat mengganggu benak pria adalah, apakah mastubasi bisa membuat seseorang mandul. Mitos-mitos seputar masturbasi memang kerap beredar di masyarakat. Namun kebenarannya secara medis belum tentu bisa dibuktikan.

Sejauh ini, masturbasi belum terbukti bisa membuat seseorang mandul, buta, atau membuat penis bengkok. Jika tak dilakukan terlalu sering, masturbasi tak akan banyak berefek pada seseorang. Namun jika frekuensinya terlalu sering kemungkinan akan membuat kulit sekitar penis lecet.

Efek lain mungkin lebih bersifat psikologis. Jika masturbasi digunakan sebagai salah satu kegiatan pengisi waktu luang, bisa saja lama-lama seseorang akan kencaduan. Akhirnya orang tersebut menjadi kehilangan kreativitas dan semangat untuk mencari kegiatan yang lebih bermanfaat untuk fisik, mental, maupun sosial
.

Bagaimana Menemukan Klitoris Wanita?



Pria yang baru pertamakali berhubungan seks seringkali menjadi kurang percaya diri karena masalah yang satu ini. Dimana sih letak klitoris wanita? Klitoris wanita adalah daging yang sedikit menonjol di bibir vagina. Seperti penis, klitoris juga berisi saraf yang bisa menstimulasi gairah seks wanita dan merangsang orgasme.

Seks adalah salah satu hal penting sebagai kunci sukses pernikahan. Jadi, tak ada salahnya saling terbuka untuk membicarakan topik yang satu ini. Jika anda benar-benar masih tidak tahu, tanyakan saja pada pasangan anda. Keterbukaan komunikasi membantu pasangan saling mengerti kekhawatiran dan kebutuhan masing-masing.



Inginnya sih safe sex tapi apa daya, beli kondom rasanya malu banget! Begitulah pengakuan para pria. Membeli kondom bisa menjadi hambatan dalam sebuah hubungan. Perasaan segan, resah dan malu ketika sang penjaga toko melihat kita membeli kondom.

Sebenarnya tak perlu malu membeli kondom. Membeli kondom berarti anda orang yang sadar akan kesehatan seksual. Jika anda bersikap biasa saja, si penjaga toko pastinya juga akan bersikap biasa saja. Kalau masih belum percaya diri juga, di beberapa tempat sudah menyediakan mesin penjual kondom otomatis. Mesin tersebut bisa menjadi pilihan.

Apakah Dia Lebih Berpengalaman?

Kepercayaan diri seorang pria di tempat tidur bisa kandas seketika jika melihat sang pasangan wanita lebih percaya diri. Apalagi jika wanita mengaku punya jam terbang yang lebih tinggi.

Nah boys, yang perlu diingat, cara pandang wanita-pria tentang seks sering berbeda. Wanita tidak mementingkan apakah pasangannya lebih berpengalaman atau tidak. Keintiman dan interaksi fisik serta emosional lebih menjadi penilaian wanita. Asalkan hubungan seks berlangsung dengan penuh kasih sayang dan si wanita merasa diperlakukan spesial, maka anda tak perlu khawatir mengecewakan pasangan.

Lagi-lagi, ingat masalah komunikasi. Ungkapkan keinginan dan ekspektasi masing-masing. Jangan saling menyembunyikan sehingga menimbulkan ketidakpuasan salah satu pihak. Lagipula, jika pasangan lebih berpengalaman, tidak ada salahnya kan sekali-sekali belajar padanya.

Pasanganku Belum Siap Berhubungan Seks


Hubungan seks adalah interaksi kasih sayang antara dua pihak. Jika interaksi hanya berasal dari satu pihak saja, maka hubungan tersebut akan berlangsung timpang. Kenikmatan pun pasti berkurang.

Hubungan seks karena keterpaksaan pasti mempengaruhi hubungan emosional pasangan. Anda dan pasangan akan merasa menyesal dan tidak nyaman. Anda seharusnya menghormati pasangan anda apapun keputusannya. Segala sesuatu yang dilakukan secara terpaksa kemungkinan besar akan berakhir tidak menyenangkan.

Bagaimana Mengetahui Ketika Dia Orgasme

Sejujurnya pertanyaan ini sulit dijawab kecuali oleh pasangan anda sendiri. Beberapa tanda seperti detak jantung dan ritme nafas yang semakin cepat bisa dijadikan tanda. Tapi kadang hal itu tak sepenuhnya akurat. Anda tak akan bisa membedakan apakah dia benar-benar orgasme atau hanya berpura-pura supaya orgasme supaya anda tak terlalu ngotot ketika berhubungan seks.

Sekali lagi, masalah komunikasi adalah penting dalam meningkatkan kualitas hubungan. Bicarakan dengan pasangan anda apa yang akan membuat dia orgasme dan apa yang membuat dia tidak orgasme. Ketika berhubungan seks, komunikasi juga diperlukan untuk mengetahui keinginan dan harapan dari masing-masing pihak. Ini hanyalah masalah membangun kepercayaan dan saling menghormati di antara anda berdua. Kalau semuanya saling terbuka, tak ada lagi kan yang perlu anda khawatirkan?

Apakah Ukuran Penis Benar-benar Berpengaruh?

Bagi wanita ukuran penis bukan menjadi patokan utama. Penis besar tanpa otak yang cerdas tentu tak ada artinya di mata wanita. Nggak perlu repot-repot mengukur dan membandingkan ukuran penis anda. Jika anda punya sifat dan pikiran yang cerdas dan sensitif, dijamin banyak wanita pasti jatuh hati. Daripada sibuk melakukan usaha untuk membesarkan penis, lebih baik belajar banyak bagaimana cara memanjakan, mengerti, dan memperlakukan wanita dengan spesial

Tips Mempertahankan Kualitas Hubungan Sex bagi Pasangan Sibuk

APAKAH Anda merasa kemesraan di tempat tidur menurun belakangan ini? Kesibukan sehari-hari membuat Anda dan pasangan cenderung menghindari hubungan seksual. Bahkan Anda berdua harus mencuri waktu untuk melakukannya, saat tubuh tak lagi lelah.

Menurut Paula Hall, seorang terapis seks, pasangan sebaiknya memiliki waktu rutin untuk menyalurkan dorongan seksual, agar dapat menjaga kesehatan tubuh, dan menjaga kehangatan hubungan.

Menurut Paula, hubungan seksual tidak selalu harus dilakukan pada malam hari, saat tubuh Anda telah kelelahan. Anda dan pasangan dapat memilih waktu-waktu yang lebih baik. Jadi, bagaimana Anda dan pasangan yang sama-sama sibuk dapat mempertahankan kualitas seks? Simak, dan terapkan saran berikut:

Pentingkan kualitas
Paula mengajurkan agar pasangan yang sibuk, lebih mementingkan kualitas hubungan seksual, daripada kuantitas. Toh, tak ada untungnya jika Anda bersanggama dengan terburu-buru, selain hanya menyalurkan dorongan seksual. Padahal, Anda dan pasangan tidak mendapatkan keintiman yang diharapkan. So… rencanakan dengan baik waktu yang Anda inginkan untuk melakukan hubungan seksual. Dengan demikian, seluruh manfaat dari seks yang menyenangkan dapat Anda peroleh.

Nikmati dengan maksimal
Agar Anda dapat merasakan kenikmatan selama berhubungan seks, tak perlu malu untuk berdiskusi dengan pasangan tentang cara melakukan hubungan seksual yang dapat Anda nikmati. Selain dapat menghangatkan suasana, cara ini membuat Anda berdua tidak banyak membuang waktu untuk merasakan kenikmatan seksual tersebut. Keterbukaan membuat Anda dan pasangan mendapatkan kualitas hubungan seksual yang bagus.

Sesekali spontan
Ada mitos yang mengatakan bahwa aktivitas seksual yang dilakukan secara spontan akan lebih bermanfaat. Karena itu, tak ada salahnya sesekali meninggalkan rencana yang telah disusun rapi. Luangkan waktu untuk mandi bersama pasangan di akhir minggu, dapat menjadi selingan aktivitas seksual yang menyenangkan

Seks Kilat, Disukai Pria Dihindari Wanita


TAHUKAH Anda bahwa pria menganggap Quickie sex alias seks kilat adalah salah satu gaya bercinta seorang pria sejati? Cepat, beringas, menggebu-gebu dan panas adalah 4 kata yang mendeskripsikan kedasyatan dari sebuah seks kilat.

Tempatnya bisa dimana saja, mulai dari toilet umum, lift, ruang meeting atau bahkan di ruang tamu saat anak-anak sudah tertidur lelap. Konon gaya bercinta tipe ini mampu menghasilkan suatu sensasi kenikmatan tersendiri. Rasa berdebar yang muncul karena takut 'kepergok' orang dirasakan pria mampu membangkitkan gairah seks yang lain daripada biasanya.

Mengapa Tidak Disukai Wanita?
Secara teori kebanyakan wanita lebih memimpikan hubungan seks yang lembut dan romantis, dipadukan dengan foreplay selama mungkin. Candle light dinner dan berendam di bathub berdua adalah pilihan mereka. Hal ini tentu saja berlawanan dengan seks kilat yang disukai oleh pria karena foreplay di dalam seks kilat sangat minim. Perlu diingat juga bahwa secara fisik dalam hubungan seks wanita memang lebih mengalami kesulitan mencapai orgasme dibandingkan pria sehingga wanita membutuhkan foreplay untuk mencapai orgasme.

Kunci sukses: Sama-Sama Menginginkan
Namun menurut seorang pakar seks, George Seifer Ph.D. wanita sebenarnya tetap bisa melakukan seks kilat asalkan dirinya siap dan bersedia untuk diajak melakukannya. Wanita tetap bisa mencapai orgasme meski kualitasnya tidak sebaik seperti hubungan seks yang foreplaynya cukup. Seks kilat ini tak akan berhasil bila ada pemaksaan dari salah satu pihak yang biasanya didominasi oleh kaum pria. Karena dengan adanya kesadaran dan keinginan melakukan seks kilat, masing-masing pihak baik si pria maupun si wanita akan berusaha mencapai orgasme dengan caranya sendiri-sendiri. Paling tidak, libido yang bergelora bisa menjadi modal kuat untuk mencapai orgasme.

Tidak Disarankan Sering Dipraktekkan
Meski pada kenyataannya Anda siap dan bisa mencapai orgasme lewat seks kilat, namun para ahli menyarankan untuk tidak melakukannya terlalu sering. Gaya bercinta yang romantis dengan foreplay yang cukup dan tanpa tergesa-gesa tetap harus menjadi menu utama hubungan seks Anda dan pasangan. Jadikan seks kilat hanya sebagai selingan yang membuat kehidupan cinta Anda dan pasangan jadi lebih berwarna dan menggairahkan.

Tips melakukan seks kilat:

Nikmati setiap detiknya
Seks kilat bukan berarti hit and run dan bukan juga cara untuk mencapai orgasme kilat. Begitu Anda dan pasangan bersedia melakukannya, nikmati setiap detiknya. Anda dan pasangan bisa saling membantu bila ada pihak yang belum terangsang secara cepat. Setelah usai, sisakan waktu beberapa saat untuk dinikmati bersama.

Berikan kejutan sebagai pengganti foreplay
Seringkali kenikmatan seks kilat justru karena tidak adanya foreplay sehingga bagian bagian sensitif di tubuhnya bisa mendapatkan perhatian yang paling intens. Misalnya bila pasangan Anda sedang membaca atau menelpon teman, Anda bisa langsung menyentuh bagian sensitif tubuhnya untuk dilanjutkan ke aktivitas seks kilat tersebut